Arsip:

Daging

Memaknai Idul Adha : Menghidangkan Daging Qurban dengan Kualitas Terbaik

Daging merupakan makanan yang kaya akan protein, mineral, vitamin, lemak serta zat yang lain yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia.

Setiap momen hari raya Idul Adha, umat Islam menyembelih hewan qurban dan membagi-bagikan dagingnya untuk dikonsumsi bersama-sama dengan keluarga, kerabat, dan handai taulan. Dalam banyak situasi, daging tidak habis dalam waktu sehari sehingga akan disimpan untuk jangka waktu lama.

Pembekuan adalah metode yang paling sering digunakan untuk memperpanjang masa simpan daging. Meskipun demikian, penyimpanan beku ini dapat menyebabkan terjadinya kerusakan fisik dan kimia daging. terutama pada saat penanganan daging beku ketika akan diolah lebih lanjut, yaitu selama proses penyegaran kembali (thawing). read more

CARA MENGHADAPI LEBARAN (2) CARA MENYIMPAN DAGING SEGAR

CARA MENGHADAPI LEBARAN (2)

CARA MENYIMPAN DAGING SEGAR

Oleh : Prof. Dr. drh. Bambang Sumiarto, SU., M.Sc

Pasar daging, depot daging dan supermarket beberapa hari setelah lebaran biasanya masih tutup. Para pedagang biasanya masih enggan berjualan karena liburan lebaran atau sebagian pedagang masih mudik. Berkurangnya penjual mengakibatkan harga bahan makanan asal hewan akan menjadi lebih mahal setelah lebaran daripada sebelum lebaran. Menyimpan bahan makanan asal hewan, yakni daging, merupakan pilihan ibu – ibu untuk mensiasati sulit dan mahalnya daging setelah lebaran.

Dianjurkan daging yang disimpan adalah daging bermutu baik, sehingga masa simpannya dapat panjang. Daging bermutu baik adalah daging yang berasal dari hewan sehat yang dipotong secara bersih (higienis) dan baik. Lulus pemeriksaan sebelum dan setelah pemotongan. Daging yang lulus dari pemeriksaan akan dibubuhi stempel. Daging bermutu baik sangat berguna untuk kesehatan manusia yang memakannya. Sebaliknya, daging yang bermutu jelek adalah daging yang berasal dari hewan sakit, daging yang berasal dari hewan sehat tetapi ditangani dengan tidak higienis dan baik, serta tidak diperiksa oleh pemeriksa daging. Daging bermutu jelek berwarna gelap, kotor dan bau. Daging gelap, kotor dan bau merupakan indikasi bahwa daging mengandung kuman-kuman yang dapat menganggu atau membahayakan kesehatan manusia. read more